Pengertian Algoritma


Upss……

Algoritma ya…..!!!!
Beginilah hidupnya anak informatika…. Setiap hari musti ada yang namanya algoritma. Algoritma itu sendiri apa sih? Algorima itu merupakan deskripsi langkah-langkah pelaksanaan dari suatu proses. Setiap langkah dalam algoritma itu dinyatakan dalam sebuah pernyataan atau istilah lainnya adalah instruksi. Instruksi itu sendiri berisi sebuah aksi yang akan dilakukan.  Bila sebuah pernyataan dieksekusi maka akan dikerjakan sebuah aksi yang bersesuaian dengan instruksi tersebut.

Tentang dasar algoritma sendiri sebenarnya ada 3 macam bentuk struktur dasar dari algoritma. Apa sajakah itu??? Inilah dia bentuk bentuknya:

Pertama adalah runtutan , sering kita sebut dengan sequence. Sebuah runtutan itu terdiri dari satu atau lebih pernyataan dan setiap pernyataan itu ditulis dalam satu bari atau dipisahkan dengan tanda semicolon atau sering disebut titik koma ( ; ). Tiap pernyataan dikerjakan secara berurutan mulai dari awal sampai akhir sesuai dengan urutannya di dalam teks algoritma. Sebuah instruksi akan dilaksanakan setelah instuksi sebelumnya selesai dilaksanakan. Bila urutannya diubah, ada kemungkinan hasilnya pun juga akan berubah

Saya misalkan saya menulis sebuah urutan demikian

Algoritma urutan mau minum:

  • Ambil air
  • Tuangkan ke gelas
  • Minum air yang ada di dalam gelas

Atau demikian yang lebih singkat

Algoritma urutan mau minum:

  • Ambil sebotol air
  • Teguk air yang ada dalam botol

Dua algoritma di atas pada dasarnya bertujuan sama yaitu untuk urutan mau minum, tetapi caranya berbeda, namun coba anda bedakan dengan algoritma dibawah ini

Algorima urutan mau minum:

  • Minum air
  • Tuangkan ke gelas
  • Ambil air

Tidak  akan mungkin kalau algoritma di atas akan menghasilkan suatu hasil yang sama dengan yang sebelumnya. Itu karena urutannya tidak benar.

Saya punya contoh lain…..

Coba berfikir!!!

Bagaimana algoritma untuk menukarkan isi dari dua buah ember  berisi air yang misalnya masing-masing ember saya beri variabel A dan B (isi ember A menjadi isi ember B dan sebaliknya)?masing-masing ember berisi air penuh.

Tidak mungkin kalau kita akan langsung menuangkan ember A ke B atau sebaliknya. Karena embernya kan penuh. Misalnya kita tuang langsung ember A ke ember B pasti airnya akan tumpah.

Jadi hal yang harus kita lakukan adalah tambahkan sebuah variabel lagi yang kosong, misalnya ember C yang kosong. Hal yang kita lakukan adalah sebagai berikut

Status awal :

Proses Pertukaran :

Masukkan isi ember A kedalam ember C

Masukkan isi ember B kedalam ember A

Masukkan isi ember C kedalam  ember B

Status akhir yang dihasilkan:

Yang ke dua adalah pemilihan,  Ada kalanya suatu perintah itu di lakukan apabila pada kondisi tertentu. Misalnya saat kita melanggar peraturan pemerintah, kita akan dipenjara. Langkah tersebut dapat kita tuliskan sebagai berikut :

Jika kita melanggar peraturan pemerintah, maka kita akan dipenjara

Pernyataan diatas dapat kita tulis dalam pernyataan pemilihan (selection-statement), atau disebut juga pernyataan kondisional, sebagai berikut:

If kodisi then Aksi

Kalau kita definisikan dalam bahasa indonesia if artinya adalah jika dan then artinya adalah maka. Kondisi tersebut dapat bernilai benar ataupun salah. Seperti yang kita lihat pada contoh kalimat di atas, misalkan jika kita benar melanggar peraturan pemerintah , maka aksi yang dilakukan adalah kita akan dipenjara, namun jika kita tidak melanggar peraturan pemerintah, maka kita tidak akan dikenai aksi apapun.

Namun, adakalanya ketika kita ingin membuat pernyataan kondisional yang pasti dikenai suatu  aksi baik kondisi bernilai benar maupun salah kita dapat mendeklarasikannya sebagai berikut :

If kondisi then aksi1

Else aksi2

Misalkan saja untuk kondisi seperti di bawah ini :

Jika tinggi > 165 maka tinggi selain itu pendek

Jadi ketika tinggi kita lebih dari 165 maka kita tergolong tinggi dan selain itu ( ≤ 165) kita tergolong pendek.

Dalam algoritma dapat kita tulis

if tinggi > 165 then panjang

else pendek

Adakalanya juga ketika sebuah pernyataan kondisional bersarang. Kita sering menyebutnya nested if atau if bersarang.

Contohnya seperti di bawah ini:

if nilai>80 then output(‘A’)

else if nilai>60 then

output(‘B’)

else if nilai>50 then

output(‘C’)

else if nilai>30 then

output(‘D’)

else output(‘E’)

{endif}

Algoritma yang dicek berurutan mulai dari if yang pertama sampai if yang terakhir secara berurutan

Jadi ketika inputan nilai adalah 40 maka akan dicek dari atas, apakah 40 itu lebih dari 80?Karena tidak, maka lanjut ke proses berikutnya. Apakah 40 lebih dari 60?Karena 40 tidak lebih dari 60 maka lanjut ke if berikutnya. Apakah 40 lebih dari 50? Karena tidak maka lanjut ke if berikutnya lagi. Di cek lagi apakah 40 lebih dari 30?Karena perbandingan tersebut bernilai benar maka akan menghasilkan outputan D . Sedangkan kondisi berikutnya tidak akan ikut dieksekusi karena kondisi sudah terpenuhi.

Kemudian,

Yang ketiga adalah perulangan,

Pernahkah anda dihukum menulis sesuatu misalnya “aku berjanji aku akan jadi anak baik” sebanyak 500 kali? Apakah anda melakukan hal tersebut? Apakah anda menulisnya seperti dibawah ini?

1.aku berjanji aku akan jadi anak baik

2.aku berjanji aku akan jadi anak baik

3.aku berjanji aku akan jadi anak baik

Sampai yang ke500.

Sebenarnya itu bagus, tapi kurang efektif. Tangan anda pasti akan serasa putus jika melakukan hal tersebut terus-menerus.

Sebenarnya ada cara lain yang lebih efektif, yaitu dengan memakai algoritma. Seperti apakah itu?Perhatikan Algoritma dibawah ini:

Repeat 500 timesOutput(‘aku berjanji aku akan menjadi anak baik’)

Singkatkan!!!!!!

Bagaimana?Cukup dengan menuliskan algoritma di atas anda jadi orang yang efektif. Tak perlu capek-capek menulisnya sebanyak 500 kali.

Itulah hebatnya komputer. Komputer itu tidak akan lelah dan bodsan ketika mengerjakan sesuatu yang sama secara berulang-ulang, berbeda dengan manusia, manusia akan cepa t lelah dan bosan ketika melakukan sesuatu secara berulang-ulang.

Perulangan itu digunakan ketika ingin melakukan proses yang sama dan berulang-ulang.

Berikut ini merupakan beberapa struktur Algoritma dalam pengulangan:

Repeat N times Aksi

Yang artinya aksi diulang dan dikerjakan sebanyak N kali

Kemudian struktur lainya adalah:

Pencacah travesal [1..N] Aksi

Kalau di pascal seperti “for….. to …..do…….”

Maksudnya adalah untuk pencacah dari satu sampai N kerjakan aksinya.

(pencacah harus bersifat suksesif, maksudnya adalah pencacah harus punya successor ataupun predesessor). Pencacahnya misalnya sesuatu yang bertipe char ataupun integer.

Struktur berikutnya adalah:

while kondisi do aksi

Maksudnya selama kondisi terpenuhi (bernilai benar) maka aksi akan dilakukan sampai kondisi tidak terpenuhi

Kemudian ada algoritma  yang berbentuk seperti ini :

Repeat Aksi

Until kondisi

Maksudnya adalah lakukan aksi hingga kondisi terpenuhi ( kondisi bernilai true).

Yups…..Mungkin Cuma itu saja struktur dasar dari algoritma, kalau anda ingin mengembangkan  silahkan saja.

Iklan

2 comments on “Pengertian Algoritma

  1. keren cukup memberi informasi untuk anak informatika,, tapi apakah bisa di jelaskan apa tdak masalah pengulanagan Repeat n times, While …. do, dan repeat …. until, mana yang lebih effekti,, termkasii tolog rply ke email kalau bisa??/

  2. keren cukup memberi informasi untuk anak informatika,, tapi apakah bisa di jelaskan apa tdak masalah pengulanagan Repeat n times, While …. do, dan repeat …. until, mana yang lebih effekti,, termkasii

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s